Berita16 Agustus 2026

Bunyi Geredek pada Motor Matik: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Jayadi

Tim Redaksi

Baca 2 menit
Jelajahi TopikBeritaArsip Berita Terbaru

ROADMASTER - Pernahkah Anda mendengar suara gredek atau decit saat motor matik mulai berakselerasi? Meskipun terdengar sepele, kondisi ini sebaiknya tidak diabaikan. Bunyi tersebut bisa menjadi indikasi awal adanya gangguan pada sistem Continuously Variable Transmission (CVT), komponen vital yang berfungsi menyalurkan tenaga mesin ke roda belakang.

CVT merupakan sistem transmisi otomatis yang mengatur rasio putaran mesin secara terus-menerus tanpa perpindahan gigi. Sistem ini membuat akselerasi terasa lebih responsif dan nyaman. Namun, untuk menjaga performa optimalnya, setiap komponen CVT memerlukan pemeriksaan dan perawatan berkala sesuai rekomendasi pabrikan.

Penyebab Bunyi Geredek pada CVT

Menurut Training Analyst PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Wahyu Budhi, bunyi gredek muncul ketika kampas ganda menempel pada mangkok kopling untuk meneruskan tenaga mesin. "Ketika permukaan kampas atau mangkok sudah kotor, licin, atau aus, proses gesekannya tidak sempurna sehingga timbul getaran yang terdengar sebagai bunyi gredek," jelasnya.

Beberapa penyebab utama munculnya bunyi tersebut antara lain:

1. Penumpukan Debu - Sisa gesekan komponen menghasilkan debu yang menempel pada mangkok kopling dan kampas ganda, mengurangi daya cengkeram.

2. Mangkok Kopling Licin - Permukaan mangkok menjadi mengilap akibat panas berlebih, sehingga gesekan tidak optimal.

3. Kampas Ganda Aus - Gesekan terus-menerus membuat permukaan kampas menipis atau terbakar.

4. V-Belt Kering atau Getas - V-belt yang aus atau licin dapat menimbulkan bunyi berdecit dan mengurangi efisiensi tenaga.

Perawatan CVT yang Tepat

Untuk mencegah masalah lebih serius, lakukan langkah-langkah berikut:

· Servis rutin setiap 2.000-5.000 kilometer dengan membersihkan area CVT dari debu dan kotoran.

· Ganti komponen yang sudah aus seperti kampas ganda dan V-belt.

· Lakukan perawatan di bengkel resmi agar proses pemeriksaan sesuai standar pabrikan.

Head of TSD WMS, Benedictus F. Maharanto, menekankan pentingnya perawatan berkala. "Banyak konsumen baru datang setelah muncul bunyi gredek. Padahal jika pemeriksaan rutin dilakukan, kondisi komponen dapat diketahui lebih awal dan biaya perawatan lebih ekonomis," ujarnya.

WMS sendiri didukung 293 jaringan bengkel resmi AHASS di area Jakarta-Tangerang dengan teknisi tersertifikasi dan penggunaan Honda Genuine Parts (HGP) yang menjamin kualitas serta daya tahan komponen.

Dengan memahami penyebab dan melakukan perawatan rutin, Anda dapat menjaga performa motor tetap prima, memperpanjang usia komponen, dan menikmati pengalaman berkendara yang lebih nyaman.