Formula 108 Juli 2026

Mercedes Buka Suara Penyebab Gagalnya Kimi Antonelli di GP Inggris

Gojay

Tim Redaksi

Baca 2 menit
Jelajahi TopikFormula 1Arsip Berita Terbaru

ROADMASTER - Balapan kandang Mercedes di Silverstone seharusnya menjadi panggung bagi Kimi Antonelli untuk menunjukkan taringnya. Namun, mimpi kemenangan sang rookie harus pupus akibat kegagalan teknis yang tidak terduga pada lap ke-41.

Pada momen krusial tersebut, Antonelli tiba-tiba melambat drastis di Hanger Straight dan melaporkan dugaan kerusakan suspensi. Padahal, pebalap Italia itu sedang dalam performa terbaiknya dan hanya terpaut lima detik dari pemimpin balapan, Charles Leclerc. Ia pun masuk pit untuk diperiksa, namun setelah pergantian ban dan inspeksi singkat, mobil terasa tetap tidak stabil. Dua lap kemudian, Antonelli kembali ke pit.

Di sinilah tim menemukan biang keroknya: sebuah wheel shield (pelindung velg) pada saluran rem depan yang patah. Rekaman menunjukkan komponen ini rusak akibat senggolan keras dengan kerb saat Antonelli melewati tikungan Copse.

Dampak Fatal pada Handling Mobil

Simone Resta, Deputy Technical Director Mercedes, menjelaskan bahwa komponen yang longgar itu mulai berinteraksi secara signifikan dengan perilaku suspensi dan kemudi. "Mobil menjadi sangat lamban dan hampir tidak bisa dikendalikan," ujar Resta dalam video resmi tim.

Meski dalam kondisi sulit, Antonelli menunjukkan mentalitas juara. Ia tetap berusaha maksimal menyelesaikan balapan demi meraih poin, meski beberapa kali keluar lintasan akibat handling mobil yang buruk.

Hasil Akhir dan Dampak Klasemen

Sayangnya, insiden keluar lintasan tersebut berbuah penalti lima detik di akhir balapan. Antonelli finis di posisi kesembilan, namun penalti membuatnya terlempar ke peringkat 15. Kabar baiknya, tidak ada masalah lain pada mobil Antonelli selain komponen yang rusak tersebut.

Dengan rekan setim George Russell finis kedua, keunggulan Antonelli di puncak klasemen pun tergerus menjadi hanya 25 poin. Meski hasil ini pahit, performa dan ketahanan mental Antonelli di tengah badai justru menjadi sinyal positif bagi masa depan Mercedes.