Berita08 September 2026

Perawatan Motor dan Berkendara Aman di Tengah Hujan Abu Vulkanik

Jayadi

Tim Redaksi

Baca 2 menit
Jelajahi TopikBeritaArsip Berita Terbaru

ROADMASTER – Fenomena hujan abu vulkanik yang terjadi akibat erupsi gunung api membawa risiko serius bagi para pengendara. Partikel halus berbahaya ini tidak hanya mengancam kesehatan, tetapi juga dapat mengganggu konsentrasi dan keselamatan di jalan. Manager Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM), Daniel Aria Sulistya Nugroho, mengingatkan pentingnya kewaspadaan ekstra dan persiapan matang sebelum memutuskan untuk berkendara.

"Prediksikan bahaya sedini mungkin agar dapat mengantisipasi sebelum bahaya muncul," ujar Daniel. Langkah paling bijak, menurutnya, adalah menunda perjalanan jika situasi tidak mendesak hingga kondisi benar-benar aman. Namun bagi pengendara yang terpaksa harus melintasi kawasan terdampak, persiapan menyeluruh menjadi kunci utama.

Persiapan Diri dan Perlengkapan

Sebelum melangkah, pastikan perlengkapan pelindung digunakan secara sempurna. Helm dengan visor tertutup menjadi keharusan untuk melindungi wajah dan mata. Penggunaan masker penyaring partikel halus serta kacamata tambahan sangat direkomendasikan untuk mencegah iritasi. Perlu diingat, membersihkan visor yang tertutup abu secara sembarangan justru berisiko menggores permukaan dan merusak pandangan. Metode pembersihan yang lembut dengan air lebih dianjurkan.

Pemeriksaan Kendaraan Menyeluruh

Kondisi kendaraan tidak boleh luput dari perhatian. Pastikan tekanan angin ban, sistem pengereman, hingga fungsi lampu utama, belakang, dan sein dalam kondisi prima. Spion juga harus bersih dan berfungsi optimal. Komponen vital seperti filter udara patut mendapat perhatian khusus karena abu vulkanik sangat mudah menyusup dan menumpuk, berpotensi merusak mesin. Sebelum berangkat, pantau terus informasi resmi terkait aktivitas gunung api, arah sebaran abu, serta kemungkinan penutupan jalur.

Teknik Berkendara

Di jalan, kecepatan harus dikurangi secara signifikan. Lapisan abu, terutama saat bercampur air, menciptakan permukaan licin yang mengurangi daya cengkeram ban. Hindari gerakan tiba-tiba; kendalikan kendaraan dengan halus dan pertahankan jarak aman yang lebih lebar dari biasanya.

Jika jarak pandang menyusut drastis akibat abu dan asap pekat, jangan memaksakan diri. Kurangi kecepatan bertahap, aktifkan lampu utama, dan segera cari tempat aman untuk menepi. Visor helm sebaiknya tetap tertutup hingga benar-benar berada di area bersih.

Perawatan Pasca Perjalanan

Perhatian pada kendaraan tidak berakhir di tujuan akhir. Filter udara, sistem pengereman, rantai, area mesin, CVT, hingga komponen roda harus diperiksa dari kemungkinan kontaminasi abu. Jika terjadi penurunan performa, jangan ragu untuk membawanya ke bengkel resmi AHASS terdekat.

Untuk bodi kendaraan, hindari menggosok permukaan saat kering. Abu vulkanik bersifat abrasif dan dapat menggores cat. Bersihkan dengan aliran air yang lembut terlebih dahulu.

"Tetap Cari Aman saat berkendara," pesan Daniel mengakhiri. Keselamatan adalah prioritas, dan persiapan adalah kunci melewati kondisi ekstrem ini.