Berita28 September 2026

TRAD Ajak Konsumen Waspadai Suku Cadang Palsu

Jayadi

Tim Redaksi

Baca 2 menit
Jelajahi TopikBeritaArsip Berita Terbaru

ROADMASTER - Pameran otomotif Automechanika Jakarta 2026 digelar 24–27 September 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Tangerang. Pameran perdana di Indonesia ini mempertemukan produsen komponen, distributor, bengkel, penyedia teknologi, hingga pelaku industri otomotif dalam dan luar negeri.

Ajang ini menghadirkan solusi rantai industri otomotif, dari komponen, peralatan bengkel, teknologi diagnostik, hingga aftermarket dan purnajual. Pameran juga menjadi ruang memperkenalkan produk dan membangun jaringan bisnis.

Memanfaatkan momentum itu, PT Timur Raya Anugerah Damai (TRAD), distributor resmi dan importir tunggal produk steering dan suspension merek 555 asal Jepang, membawa isu suku cadang palsu melalui edukasi langsung. Booth TRAD menampilkan produk asli dan palsu berdampingan.

Sales and Marketing Manager TRAD, Jessica Kwan, mengatakan produk palsu masih ditemukan di pasar. Konsumen tidak cukup menilai dari harga atau kemasan. “Yang asli pasti lebih presisi dan bagus. Yang palsu biasanya lebih kasar,” ujarnya.

Dari display, perbedaan pertama terlihat pada lubang komponen: asli lebih presisi dan simetris. Kedua, kualitas casting: palsu lebih kasar, asli lebih rata dan halus. Kemasan juga bisa berbeda, termasuk tingkat kilap. Namun, Jessica mengingatkan kemasan bisa diganti. Konsumen harus melihat ciri produk dan tempat pembelian.

TRAD mengingatkan harga bukan satu-satunya patokan. Beda harga terlalu jauh patut dicurigai, tetapi konsumen tetap perlu memeriksa fisik, kemasan, identitas produk, dan tempat beli. Tantangannya, produk palsu terus berubah. Ketika satu dikenali, versi lain muncul. “Besok mungkin banyak lagi yang muncul. Jadi agak susah dilacak,” kata Jessica.

TRAD memperkuat edukasi kepada konsumen, end user, dan bengkel agar membeli lewat jaringan resmi. TRAD memiliki 19 brand utama dan tiga brand supporting, mayoritas dari Jepang, sebagian Thailand. Di Automechanika, TRAD memperluas brand awareness dan menjajaki kerja sama B2B, seperti transportasi dan logistik.

TRAD juga menekankan pemasangan oleh bengkel kompeten. Menurut Jessica, kualitas komponen bukan satu-satunya faktor, karena proses pemasangan dan cara penggunaan ikut berpengaruh. “Pertama, beli barang asli. Kedua, cari bengkel kompeten untuk memasang,” ujarnya.

Dengan edukasi ini, kehadiran TRAD bukan sekadar memperkenalkan portofolio. Pameran juga meningkatkan pemahaman konsumen dan bengkel tentang pentingnya memilih suku cadang tepat serta memastikan keaslian produk sebelum digunakan pada kendaraan.