MotoGP18 Agustus 2026

Aprilia Sebut Kontender Gelar MotoGP yang Sesungguhnya Akan Terlihat di Aragon

Jayadi

Tim Redaksi

Baca 2 menit
Jelajahi TopikMotoGPArsip Berita Terbaru

ROADMASTER - Menjelang seri Aragon akhir pekan depan, persaingan gelar MotoGP musim 2026 kian memanas. Dengan selisih hanya 56 poin yang membatasi enam pembalap teratas, serta sepuluh seri masih tersisa, gelar juara dunia di era 1000cc terakhir ini masih sangat terbuka.

Namun, CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, meyakini bahwa balapan di Sirkuit MotorLand Aragon akan menjadi tolok ukur penting untuk mengidentifikasi siapa kontender gelar yang sesungguhnya. Saat ini, tiga pembalap RS-GP—Jorge Martin, Marco Bezzecchi, dan Ai Ogura—menempati posisi teratas klasemen, diikuti oleh duet pebalap Ducati Marc Marquez dan Fabio di Giannantonio, serta Raul Fernandez dari Trackhouse Aprilia yang melengkapi enam besar.

Aragon adalah "Sirkuit Marc"

Rivola mengakui bahwa Aragon adalah trek yang sangat cocok bagi Marc Marquez. Pembalap berusia 33 tahun itu telah meraih tujuh kemenangan grand prix di sini, dan tak terkalahkan dalam empat balapan terakhirnya di Aragon sejak pindah ke Ducati—dua bersama Gresini pada 2024 dan dua bersama tim pabrikan Lenovo tahun lalu.

"Kami tahu bahwa Aragon adalah sirkuit Marc," ujar Rivola. "Masih ada 370 poin yang diperebutkan, tetapi Aragon bisa memberi kita gambaran tentang siapa yang akan menjadi kontender gelar sebenarnya ke depan".

Aprilia Berbenah di Paruh Kedua

Aprilia memang sempat kesulitan di paruh kedua musim 2023 dan 2024, terutama pada seri non-Eropa. Namun tren itu dipatahkan secara spektakuler dengan kemenangan Bezzecchi dan Fernandez di akhir musim lalu, meski saat itu Marquez absen karena cedera.

"Secara statistik, di masa lalu kami buruk di paruh kedua, tetapi tahun lalu kami cukup kuat," kata Rivola. "Saya berharap tahun lalu menjadi statistik yang lebih baik untuk ke depan daripada tahun-tahun sebelumnya".

Menurutnya, yang paling menentukan bukanlah paruh pertama atau kedua musim, melainkan kondisi fisik pembalap. "Yang terpenting adalah bagaimana perasaan pembalap secara fisik, dan akhirnya Jorge mulai dalam kondisi prima, serta Marco akan punya satu minggu tambahan untuk pulih sebelum Aragon," pungkasnya.

Dengan semua faktor ini, Aragon 2026 diprediksi menjadi panggung yang menentukan bagi para kandidat juara dunia. Saksikan siapa yang akan tampil sebagai kontender sejati!