Max Verstappen Alami Kecelakaan F1 GP Belanda Dihentikan dengan Bendera Merah
Jayadi
Tim Redaksi
ROADMASTER - Balapan Formula 1 GP Belanda di Sirkuit Zandvoort harus dihentikan dengan bendera merah setelah pembalap tuan rumah, Max Verstappen, mengalami kecelakaan besar di akhir putaran pertama.
Insiden terjadi dalam kondisi trek yang masih lembap usai hujan deras mengguyur sekitar 45 menit sebelum balapan dimulai. Verstappen yang start dari posisi ketujuh kehilangan kendali atas Red Bull RB22-nya di tikungan terakhir—tikungan 13 atau 14 yang merupakan pintu masuk ke garis start/finish. Mobilnya tergelincir ke garis putih di sisi dalam tikungan, yang menyebabkan mobilnya berputar dan menabrak pembatas beton dengan keras. Dampak tabrakan membuat puing-puing berserakan di lintasan.
Beruntung, Verstappen langsung mengonfirmasi melalui radio tim bahwa ia dalam keadaan baik, meskipun mobilnya mengalami kerusakan parah. Pembalap lain berhasil menghindari Verstappen yang sempat menyilang kembali ke trek, namun pembalap Audi, Gabriel Bortoleto, ikut berputar di tikungan yang sama—meski beruntung tidak menabrak apa pun.
Balapan yang sedianya menjadi penampilan terakhir Verstappen di kandang sendiri ini harus dihentikan pada lap ketiga. Setelah lintasan dibersihkan, balapan dilanjutkan dengan start berdiri ulang sesuai urutan di akhir lap pertama. Posisi teratas saat bendera merah dikibarkan ditempati oleh Lando Norris (pole position), diikuti Andrea Kimi Antonelli, George Russell, Charles Leclerc, Oscar Piastri, Lewis Hamilton, Liam Lawson, Arvid Lindblad, Pierre Gasly, dan Franco Colapinto.
Kecelakaan ini menjadi akhir yang mengecewakan bagi Verstappen di GP Belanda terakhirnya. Namun ia tetap berhasil meraih kemenangan di sprint race sehari sebelumnya, memberikan sedikit hiburan bagi para penggemar tuan rumah.

