Formula 123 Agustus 2026

Perubahan Krusial di Balik Kebangkitan George Russell

Jayadi

Tim Redaksi

Baca 2 menit
Jelajahi TopikFormula 1Arsip Berita Terbaru

ROADMASTER – George Russell akhirnya menemukan kembali performa terbaiknya setelah libur musim panas Formula 1. Pembalap Mercedes itu mengungkapkan perubahan penting dalam gaya balapnya yang menjadi kunci kebangkitan di Grand Prix Belanda.

Setelah menjalani paruh pertama musim 2026 yang sangat berat—di mana ia sering kalah dari rekan setimnya, Andrea Kimi Antonelli—Russell tampil seperti pembalap yang berbeda di Zandvoort. Ia meraih pole position dan memenangkan sprint race, sebelum finis di baris depan grid untuk balapan utama hari Minggu. Meski selisih waktu dengan Antonelli hanya 0,031 detik, performa ini menjadi sinyal positif bagi pembalap berusia 28 tahun tersebut.

Meniru Gaya Antonelli

Russell mengakui bahwa ia mencoba mengadopsi gaya balap yang mirip dengan Antonelli, yang terbukti lebih cocok dengan mobil dan ban Mercedes musim ini. "Saya mencoba menerapkan sesuatu yang serupa ke dalam gaya balap saya," ujarnya. Ia mengibaratkan perubahan ini seperti mengubah ayunan dalam golf—butuh waktu setengah langkah mundur sebelum peningkatan benar-benar terlihat.

Istirahat musim panas memberinya kesempatan untuk mencerna semua pembelajaran tanpa terus-menerus terpaku pada target teknis. "Saya bisa membalap lebih bebas," kata Russell. Ia merasa bangga karena ini memperkaya pengalaman yang akan membantunya di masa depan, meskipun teknik yang efektif bisa berubah setiap tahun.

Meski performanya meningkat, Russell enggan terbawa suasana. Ia menolak menyebut akhir pekan ini sebagai momen "pengubah permainan". "Saya tidak akan bilang semua masalah selesai setelah akhir pekan ini," tegasnya, mengingat berbagai kendala teknis yang dialaminya sepanjang musim.

Yang paling penting, Russell kini membalap dengan mentalitas berbeda: "Tekanan sudah hilang. Saya tidak merasa sedang bertarung. Ini bukan milik saya untuk hilang, tapi milik saya untuk diraih," pungkasnya. Pendekatan baru ini mungkin menjadi fondasi kebangkitannya di sisa musim 2026.